Salam

Syzygium polyanthum

Pohon berukuran sedang, dapat mencapai tinggi 30 meter. Batang bulat, kulit kayu (pepagan) berwarna cokelat abu-abu, memecah atau bersisik. Daun tunggal, letak berhadapan, berbentuk jorong-lonjong hingga lanset. Permukaan daun licin, hijau mengkilap, dan mengeluarkan aroma khas/harum jika diremas. Bunga kecil, putih, beraroma harum, tersusun dalam malai. Buah buni, bulat, berwarna merah hingga ungu kehitaman saat masak, rasanya agak sepat.
Nama LatinSyzygium polyanthum
Nama FamiliMyrtaceae
Distribusi AsliBurma, Indo-China, Thailand, Semenanjung Malaya, kawasan Malesia (Sumatera, Kalimantan, Jawa).
Ruang Tumbuh OptimalTumbuh baik di wilayah beriklim tropis basah. Dapat tumbuh di dataran rendah hingga ketinggian 1.000–1.800 meter di atas permukaan laut (dpl). Menyukai tanah berstruktur liat berpasir atau latosol kehitaman dengan drainase yang baik. Adaptif terhadap lingkungan tropis.
PemanfaatanDaun digunakan secara luas sebagai rempah pengharum masakan Nusantara (daging, ikan, sayuran, nasi) dalam keadaan segar maupun kering (Indonesian bay-leaf). Daun, kulit batang, dan akar digunakan untuk mengobati diabetes (menurunkan kadar gula darah), kolesterol tinggi, asam urat, sakit maag, diare, sakit perut, dan tekanan darah tinggi. Secara ilmiah memiliki bioaktivitas sebagai antimikroba, antioksidan, dan antidiabetes. Kayu berkualitas menengah, berwarna cokelat jingga kemerahan, dapat dimanfaatkan untuk konstruksi ringan atau furnitur.

Subscription Request Successfully placed!

Your Message successfully sent!