Pohon Tembaga / Banyumas

Margaritaria indica

Pohon berukuran sedang, mampu tumbuh hingga 30 meter, dengan batang tunggal atau jamak. Ciri khasnya adalah kulit batangnya yang mengelupas tidak teratur, memperlihatkan lapisan kulit yang baru dalam nuansa cokelat-oranye atau seperti warna tembaga, yang memberikan daya tarik estetika. Daunnya berwarna hijau, berbentuk elips hingga bulat telur sungsang, dan tersusun berselang-seling. Buahnya kecil, hampir bulat, dan akan terbelah menjadi tiga bagian saat matang, memperlihatkan biji yang tertutup selaput biru keunguan tipis. Di beberapa lokasi, pohon ini terdaftar sebagai spesies yang terancam punah (Critically Endangered), yang menunjukkan bahwa ia sensitif terhadap perusakan habitat alami.
Nama LatinMargaritaria indica
Nama FamiliPhyllanthaceae
Distribusi AsliAsia Tropis dan Subtropis, mulai dari India, Sri Lanka, Cina Selatan, hingga Malesia (termasuk Indonesia) dan Australia Utara (Queensland)
Ruang Tumbuh OptimalTumbuh subur di iklim tropis basah. Tumbuh di dataran rendah di tepi hutan primer dan sekunder. Tanaman ini membutuhkan sinar matahari penuh dan tanah dengan drainase yang baik.
PemanfaatanPemanfaatan utama Pohon Tembaga adalah untuk tujuan lingkungan dan estetika, terutama sebagai pohon penghijauan atau peneduh di taman kota, dihargai karena kulit batangnya yang berwarna-warni. Kayunya dapat digunakan secara lokal untuk konstruksi atau bahan bakar. Bijinya memiliki aril (selaput) yang menarik secara visual.

Subscription Request Successfully placed!

Your Message successfully sent!