Petai

Parkia speciosa Hassk.

Pohon tropis yang tingginya mencapai 10–20 meter, dengan daun majemuk menyirip ganda yang halus. Ciri khasnya adalah buah polong besar yang memanjang, pipih, dan menggantung, berisi 10–20 biji yang dapat dimakan. Biji petai memiliki aroma yang khas, tajam, dan menyengat karena mengandung senyawa yang mengandung sulfur.
Nama LatinParkia speciosa Hassk.
Nama FamiliFabaceae
Distribusi AsliAsia Tenggara Maritim, tersebar luas di Indonesia (Sumatra, Jawa, Kalimantan), Malaysia, dan Thailand.
Ruang Tumbuh OptimalPohon hutan hujan dataran rendah yang tumbuh optimal di dataran rendah hingga sedang (di bawah 1.500 mdpl). Tanaman ini membutuhkan sinar matahari penuh dan lingkungan yang hangat dan lembab. Petai tumbuh subur di tanah yang gembur, subur, dan berdrainase baik.
PemanfaatanBiji Petai sebagai bahan pangan yang dikonsumsi segar atau diolah (direbus/digoreng) untuk masakan tradisional (seperti sambal). Petai adalah sumber protein, karbohidrat, dan serat yang baik. Secara tradisional, Petai digunakan untuk mengobati diabetes dan memiliki sifat diuretik (pelancar buang air kecil).

Subscription Request Successfully placed!

Your Message successfully sent!