Kluwih

Artocarpus camansi

Pohon hijau abadi berukuran sedang hingga besar, tingginya bisa mencapai 10 hingga 35 meter. Menghasilkan lateks putih lengket di semua bagian. Daunnya sangat besar, dengan lekukan menyirip yang dalam. Buahnya besar, berbentuk bulat atau oval, dengan permukaan berduri (spiny), dan memiliki banyak biji di dalamnya.
Nama LatinArtocarpus camansi
Nama FamiliMoraceae
Distribusi AsliPapua Nugini, Filipina, Indonesia (Maluku)
Ruang Tumbuh OptimalTanaman yang tumbuh subur di daerah tropis dataran rendah hingga ketinggian sekitar 1.550 meter di atas permukaan laut. Tanaman ini memiliki preferensi kuat pada habitat alami seperti hutan aluvial, tepi sungai, dan rawa air tawar, menunjukkan adaptasinya terhadap kondisi tanah yang lembap namun berdrainase baik.
PemanfaatanPemanfaatan utama kluwih berpusat pada biji dan daging buahnya sebagai sumber pangan. Biji kluwih yang berlimpah dan kaya nutrisi (protein, karbohidrat, dan lemak) seringkali direbus atau disangrai, dikonsumsi sebagai camilan yang rasanya mirip kastanye. Selain biji, daging buah kluwih yang muda (belum matang) banyak diolah menjadi berbagai hidangan sayuran tradisional, seperti gudeg dan gulai. Selain fungsi kulinernya, kluwih juga memiliki peran dalam pengobatan tradisional di beberapa daerah, di mana bagian-bagian tanaman dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai keluhan, termasuk sebagai pengobatan alami untuk disentri dan malaria.

Subscription Request Successfully placed!

Your Message successfully sent!