Kayu Manis

Cinnamomum burmanii

Pohon kecil hingga sedang yang evergreen, tingginya dapat mencapai 10–15 meter. Ciri khasnya adalah kulit batang bagian dalam yang menghasilkan aroma dan rasa manis yang kuat setelah dikeringkan (karena kandungan sinamaldehida). Daunnya berbentuk oval atau jorong dengan tiga tulang daun utama yang jelas (triplinerved), mengkilap, dan beraroma. Buahnya kecil, berbentuk buni, dan berwarna hitam keunguan saat matang.
Nama LatinCinnamomum burmanii
Nama FamiliLauraceae
Distribusi AsliAsia Tenggara Maritim, dengan sebaran alami di Indonesia (Sumatra, Jawa, Sulawesi), Semenanjung Malaya, dan Indo-China
Ruang Tumbuh OptimalTumbuh subur di iklim tropis basah. Tumbuh di dataran rendah hingga dataran tinggi (optimal di ketinggian 500–1.500 meter di atas permukaan laut). Tanaman ini membutuhkan cahaya terang tidak langsung hingga matahari penuh dan curah hujan yang tinggi dan merata sepanjang tahun.
PemanfaatanKulit batang kering adalah rempah utama (cinnamon) yang digunakan sebagai flavouring pada makanan, kue, minuman, dan industri kosmetik. Kayu Manis memiliki sifat antioksidan, antidiabetes (membantu meningkatkan sensitivitas insulin), antijamur, dan antibakteri. Minyak atsirinya digunakan untuk menghangatkan tubuh. Kayunya digunakan untuk konstruksi dan kerajinan. Daunnya dapat digunakan untuk penyedap masakan dan minuman herbal.

Subscription Request Successfully placed!

Your Message successfully sent!