Johar

Senna siamea

Pohon berukuran kecil hingga sedang yang evergreen dengan tinggi mencapai 5–20 meter, dicirikan oleh batang lurus dan pendek serta tajuk yang membulat dan padat. Daunnya majemuk menyirip genap, berwarna hijau gelap mengkilap di sisi atas. Bunganya sangat mencolok, berwarna kuning cerah, tersusun dalam malai besar di ujung ranting. Buah yang dihasilkan berupa polong memipih yang panjang (15–30 cm) dan berisi banyak biji pipih. Kayu Johar dikenal kuat, keras, dan berat (disebut juga Bombay Blackwood atau Jati Wesi).
Nama LatinSenna siamea
Nama FamiliFabaceae
Distribusi AsliAsia Tenggara
Ruang Tumbuh OptimalCocok ditanam di daerah dengan iklim muson. Pohon ini tumbuh paling baik di dataran rendah hingga ketinggian 1.000 mdpl, dan tidak tahan terhadap suhu di bawah 10°C. Johar memerlukan sinar matahari penuh dan tanah yang lembab, subur, berdrainase baik, dengan pH antara 5,5–7,5.
PemanfaatanTermasuk kelas kuat I dan awet I (kayu keras), dimanfaatkan untuk mebel, panel dekoratif, bahan konstruksi ringan, dan arang, sering dijadikan pengganti kayu Jati. Daun dan bunga Johar memiliki manfaat farmakologi yaitu mengandung senyawa seperti barakol (bersifat sedatif, membantu mengurangi stres dan kesulitan tidur), flavonoid, dan alkaloid. Secara tradisional, daun Johar digunakan sebagai obat malaria (mengandung cassiarin A), antijamur, antidiabetes, demam, dan obat pencahar. Johar digunakan dalam sistem agroforestri sebagai tanaman naungan, penghalang angin, dan untuk pengendalian erosi.

Subscription Request Successfully placed!

Your Message successfully sent!