| Nama Latin | Archidendron jiringa |
| Nama Famili | Fabaceae |
| Distribusi Asli | Asia Tenggara yaitu Indonesia (Sumatera, Jawa, Kalimantan), Malaysia, Myanmar, dan Thailand |
| Ruang Tumbuh Optimal | Tumbuh baik di daerah beriklim tropis basah. Tumbuh subur di dataran rendah hingga ketinggian di atas 1.000 mdpl. Jengkol menyukai curah hujan sedang hingga tinggi dan beradaptasi dengan baik pada tanah Podzolik serta berbagai jenis tanah lainnya. |
| Pemanfaatan | Bahan pangan yang kaya nutrisi (karbohidrat, protein, serat, vitamin C). Biji jengkol diolah menjadi semur, gulai, atau keripik (emping jengkol). Selain sebagai makanan, Jengkol diketahui memiliki khasiat obat yaitu ekstraknya bersifat diuretik (pelancar buang air kecil), memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi (terutama dari kulit biji), serta diduga mampu mencegah diabetes dan menurunkan kadar kolesterol jahat. Selain itu, Jengkol juga dimanfaatkan dalam penelitian untuk pengembangan obat antihiperlipidemia dan penyembuhan luka (kulit biji). Sebagai pohon hutan, ia memiliki kemampuan akar yang kuat, sehingga diperkirakan juga bermanfaat dalam konservasi air dan pencegahan erosi di lahan yang curam. |
Subscription Request Successfully placed!
Your Message successfully sent!