Cengkeh

Syzygium aromaticum

Pohon evergreen (selalu hijau) berumur panjang dengan tinggi antara 8–20 m, dengan daun hijau mengkilap dan aroma khas. Bunga tumbuh dalam kelompok kecil, berwarna hijau lalu berubah kuning, merah muda, hingga merah ketika siap dipanen. Bagian yang paling bernilai adalah kuncup bunga keringnya (cengkeh), yang memiliki aroma khas dan rasa pedas karena kandungan senyawa eugenol yang tinggi. Tumbuhan ini tumbuh lambat dan mulai produktif pada usia 4–7 tahun. Rempah bernilai ekonomi tinggi. Digunakan sebagai bumbu, obat tradisional, dan bahan rokok kretek. Minyaknya bermanfaat untuk kesehatan gigi dan anti-inflamasi.
Nama LatinSyzygium aromaticum
Nama FamiliMyrtaceae
Distribusi AsliKepulauan Maluku (Indonesia)
Ruang Tumbuh OptimalTumbuh baik di iklim tropis yang panas dengan curah hujan cukup merata, tidak tahan terhadap kemarau panjang. Ketinggian optimal pada 0-900 mdpl, dengan curah hujan 1500-2500 mm/th. Cocok ditanah gembur dengan drainase baik, pH tanah 5,5-6,5, suhu udara 22-28°C.
PemanfaatanBumbu masak, rokok kretek, rempah obat, minyaknya sebagai antiseptik gigi dan mulut. Kayu sebagaai konstruksi ringan dan perkakas

Subscription Request Successfully placed!

Your Message successfully sent!