Jati Putih

Gmelina arborea

Pohon berukuran sedang hingga besar, mampu tumbuh cepat dan mencapai ketinggian hingga 30–40 meter dengan diameter batang yang besar. Batangnya lurus dan silindris dengan kulit batang yang relatif halus dan berwarna abu-abu. Kayu yang dihasilkan memiliki warna putih kekuning-kuningan dengan tekstur halus, keras, dan kokoh, menjadikannya pengganti populer untuk kayu Jati (Tectona grandis) karena pertumbuhannya yang jauh lebih cepat (fast growing species). Pohon ini memiliki daun yang besar, berbentuk jantung, dan menggugurkan daun secara musiman.
Nama LatinGmelina arborea
Nama FamiliLamiaceae
Distribusi AsliAsia Tenggara dan Asia Selatan
Ruang Tumbuh OptimalTanaman ini tumbuh optimal di dataran rendah hingga ketinggian 1.000 mdpl. Membutuhkan sinar matahari penuh dan tahan terhadap musim kemarau yang basah maupun kering (tipe curah hujan A sampai D).
PemanfaatanNilai ekonomis yang tinggi dan dimanfaatkan secara luas dalam industri perkayuan, termasuk untuk konstruksi bangunan, furnitur, lantai kayu, alat pertukangan, veneer, dan bahan baku pulp untuk industri kertas. Selain itu, kecepatan tumbuhnya menjadikan Jati Putih unggul dalam program penghijauan dan restorasi lahan kritis. Dalam pengobatan tradisional, akar dan kulitnya diklaim berfungsi sebagai obat pencahar dan obat cacing, sedangkan bunganya digunakan untuk mengobati kusta dan gigitan serangga.

Subscription Request Successfully placed!

Your Message successfully sent!