Kecapi

Sandoricum koetjape (Burm. f.) Merr.

Pohon besar yang menggugurkan daun (deciduous) secara musiman, tingginya bisa mencapai 25–45 meter dengan tajuk yang padat dan membulat. Ciri khasnya adalah buah buni bulat yang berbulu halus, berwarna kuning keemasan saat matang. Daging buahnya (aril) berwarna putih, tebal, dan terbagi menjadi 5–6 segmen, memiliki rasa manis-asam yang khas. Buah kecapi terbagi menjadi dua tipe utama: kecapi (daging buah tebal dan biji kecil) dan menteng (daging buah tipis dan biji besar, sering dianggap spesies berbeda).
Nama LatinSandoricum koetjape (Burm. f.) Merr.
Nama FamiliMeliaceae
Distribusi AsliIndonesia (Sumatra, Jawa, Kalimantan), Semenanjung Malaya, Indo-Cina, dan Filipina
Ruang Tumbuh OptimalTumbuh optimal di daerah dataran rendah yang beriklim tropis. Membutuhkan sinar matahari penuh dan lingkungan dengan kelembaban tinggi. Tanaman ini tumbuh subur di berbagai jenis tanah, asalkan subur dan berdrainase baik.
PemanfaatanBuahnya yang dikonsumsi segar atau diolah menjadi manisan, selai, dan marmalade. Kayunya yang keras, kuat, dan mengkilap sering digunakan untuk bahan konstruksi, mebel, dan kerajinan tangan. Secara tradisional, kulit akar dan daunnya digunakan untuk mengobati demam, sementara daun yang dihancurkan digunakan untuk mengobati masalah kulit dan sariawan.

Subscription Request Successfully placed!

Your Message successfully sent!