Gaharu

Aquilaria malaccensis Lam.

Pohon tropis besar yang dapat tumbuh hingga 40 meter dengan diameter batang lebih dari 60 cm. Batangnya lurus dengan kulit halus berwarna cokelat keputih-putihan. Gaharu sangat dihargai karena kemampuannya memproduksi Gubal Gaharu (kayu ber resin aromatik). Resin gelap ini hanya terbentuk ketika pohon terluka dan terinfeksi oleh jamur parasit (terutama dari genus Phaeoacremonium). Resin inilah yang menghasilkan aroma wangi khas yang sangat mahal. Aroma gaharu memberikan efek menenangkan pada sistem saraf dan memperbaiki pola tidur serta meredakan sakit perut, demam, asma, rematik, dan memiliki aktivitas antioksidan serta antibakteri. Karena nilai ekonomi yang ekstrem dan eksploitasi berlebihan di alam liar, Aquilaria malaccensis saat ini terdaftar sebagai Kritis (Critically Endangered) dalam Daftar Merah IUCN dan terdaftar dalam Apendiks II CITES, yang mengatur perdagangannya secara ketat.
Nama LatinAquilaria malaccensis Lam.
Nama FamiliThymelaeaceae
Distribusi AsliBangladesh, Bhutan, India, Indonesia, Iran, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, dan Thailand
Ruang Tumbuh OptimalTumbuh optimal di bawah naungan parsial saat muda. Ditemukan di hutan pada ketinggian 0 hingga 850 mdpl. Iklim panas dengan suhu antara 28-34°C dan kelembapan sekitar 80%. Curah hujan optimal 1000-2000 mm/th.
PemanfaatanMinyak atsiri (bahan wewangian), Dupa dan Setanggi (upacara ritual keagamaan), Obat tradisional.

Subscription Request Successfully placed!

Your Message successfully sent!