Kacang Hias

Arachis pintoi

Kacang Hias, atau yang juga dikenal sebagai Pinto Peanut, adalah herba tahunan (perennial herb) yang tumbuh rendah, menjalar, dan membentuk anyaman yang sangat rapat di atas permukaan tanah (groundcover). Batangnya yang menjalar (stolon) dapat mengeluarkan akar dan tunas baru, sehingga menyebar dengan cepat dan efektif. Daunnya majemuk, berbentuk oval, dan bunganya mencolok, berwarna kuning cerah menyerupai bunga kacang tanah yang muncul terus-menerus sepanjang tahun. Meskipun menghasilkan kacang, bijinya jarang dimanfaatkan untuk konsumsi manusia, melainkan sebagai pakan ternak.
Nama LatinArachis pintoi
Nama FamiliFabaceae
Distribusi AsliAmerika Selatan (Brazil)
Ruang Tumbuh OptimalSangat adaptif terhadap iklim tropis basah dan subtropis. Tumbuh dengan baik di dataran rendah maupun dataran tinggi. Toleran terhadap berbagai tipe tanah, bahkan di lahan marginal dan kurang subur, asalkan memiliki drainase yang memadai.
PemanfaatanSebagai tanaman penutup tanah (groundcover) yang berfungsi ganda. Dalam pertanian, ia digunakan sebagai pupuk hijau karena kemampuannya menambat nitrogen, membantu mengendalikan erosi tanah, dan sebagai biomulsa yang menekan pertumbuhan gulma dan menjaga kelembaban tanah. Selain itu, Kacang Hias merupakan hijauan pakan ternak yang bernutrisi tinggi untuk sapi, kuda, dan domba, serta digunakan sebagai tanaman refugia (tempat berlindung musuh alami) untuk mengendalikan hama secara hayati di sawah atau perkebunan.

Subscription Request Successfully placed!

Your Message successfully sent!